SERANG – Walikota Serang H Syafrudin melakukan kunjungan kerja pertamanya di Kecamatan Walantaka, dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Dalam agenda rutin tersebut, Syafrudin membawa serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar dapat berkoordinasi secara langsung terkait permasalahan yang ada di Kecamatan Walantaka.

Suasana padat memenuhi lokasi kunjungan yang berada di halaman kantor Kecamatan Walantaka, yang dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Walantaka, Lurah serta masyarakat.

Camat Walantaka, Tedy Kusnadi dalam sambutannya menerangkan gambaran umum Kecamatan Walantaka sambil menjelaskan kebutuhan apa saja yang menjadi prioritas di wilayahnya tersebut.

Mulai dari aspek pemerintahan, pembangunan hingga kemasyarakatan pun turut serta jadi bahan laporannya kepada Walikota Serang.

“Yang pertama saya ucapkan selamat datang kepada Bapak Walikota Serang. Selanjutnya, dalam kunjungan kerja bapak perlu saya sampaikan bahwa Kecamatan Walantaka yerdiri dari 14 Kelurahan. Dimana 9 kelurahan telah di rehab dan 5 lainnya belum pak,” ujarnya, Selasa (22/1/2019).

“Kemudian untuk jalan, alhamdulillah sudah banyak yang dibangun. Namun untuk jalan yang berbatasan dengan Kabupaten Serang mohon jadi perhatian lagi pak,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Mantan Sekretaris Kecamatan Cipocok Jaya itupun tak luput menerangkan terkait adanya gizi buruk, dan masalah sampah yang berada di wilayahnya.

“Data dari 2 puskesmas yang ada di Walantaka, tinggal 8 dari 12 kasus gizi buruk, mohon support dari dinkes (Dinas Kesehatan). Harapan kami masyarakat walantaka tak terkecuali masalah sampah, agar lingkungan kami bersih,” tutupnya.

Sementara, menjawab apa yang disampaikan oleh Camat Walantaka, Walikota Serang Syafrudin, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat walantaka.

“Dalam kunjungan ini kami bawa dari Dinas PU, Dinas Perkim, Perhubungan jadi supaya bisa menjawab apa yang dikeluhkan oleh masyarakat. Tahun ini juga setiap Kelurahan akan dapat bantuan Rp 370 Juta untuk kepentingan masyarakat. Bantuan ini bisa jadi obat, tapi juga bisa jadi penyakit. Jadi tolong ini digunakan dengan baik,” tegasnya.

Selain menyerap aspirasi masyarakat, dalam kegiatan tersebut pihaknya berpesan kepada masyarakat dalam menyambut pemilihan umum, yakni Pilpres dan Pileg mendatang.

“Alhamdulillah kita sudah melewati pesta demokrasi Pilkada Kota Serang dengan dan tidak ada gesekan antar masyarakat, begitu Pileg dan Pilpres kedepan jangan sampai terjadi gesekan,” himbaunya.

Ia juga menghimbau para pegawai ASN di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Serang agar selalu disiplin dalam melakukan berbagai macam hal.

“Pak camat harus terapkan disiplin dengan baik. Lurah juga harus serap aspirasi masyarakat dengan baik. Jangan ini lurah camat baru datang ke kantor jam 10. Tuh sampah-sampah kalau nemu dijalan, pak RT pak RW aje meneng bae (jangan diam aja), laporkan,” tandasnya.

Suasana akrab terbangun saat pria yang akrab disapa kang Syaf, membuka sesi dialog bersama masyarakat. (Zal/Red)