CILEGON – Kota Cilegon yang sebelumnya berstatus sebagai Kota Administratif dan merupakan bagian dari Kabupaten Serang, telah resmi menjadi Kotamadya sejak tanggal 27 April 1999.

Jika dihitung dari perubahan status tersebut, maka tepat hari ini, Sabtu 27 April 2019, Kota Cilegon telah genap berusia 20 Tahun.

Untuk merayakan hari jadi Kota Cilegon ke-20, Pemerintah Kota Cilegon menggelar serangkaian agenda kegiatan mulai dari Istighosah, Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Isro Mi’raj, Ziarah ke Makam Bapak Pembangunan Kota Cilegon H. Tubagus Aat Syafa’at, Rapat Paripurna, dan agenda Riung Mumpulung.

Puncaknya pada Sabtu (27/4/2019) malam, Pemkot Cilegon menggelar acara malam tasyakuran yang dirangkaian dengan agenda pembukaan pameran pembangunan Kota Cilegon ‘Cilegon Expo 2019’.

“Pelaksanaan Cilegon Expo 2019 dilaksanakan selama 7 hari mulai hari ini (27 April) hingga tanggal 3 Mei 2019. Untuk peserta stand total keseluruhan berjumlah 108 stand yang terdiri dari 67 stand indoor, dan 41 stand outdoor,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Cilegon, Dikrie Maulawardhana, Sabtu (27/4/2019) di stand Kopi Kafe Keliling.

Cilegon Expo 2019 Resmi Dibuka Walikota Cilegon

Selama kegiatan berlangsung, lanjut Dikrie, beberapa pelayanan seperti pembuatan KTP, KK, Akte Kelahiran, pelayanan kesehatan (cek golongan darah, cek gula darah, kolesterol) hingga konsultasi pelayanan perlindungan dan kekerasan anak juga akan dilakukan di lokasi kegiatan.

“Pelayanan seperti pelayanan dari disdukcapil, perpustakaan keliling, pendaftaran bpjs kesehatan, dan informasi JKN mobile. Ada pula konsultasi yang diselenggarakan oleh DP3AKB Kota Cilegon,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Jadi Kota Cilegon ke-20 Dana Sujaksani dalam laporannya menyampaikan, kegiatan Cilegon Expo 2019, diharapkan dapat menjadi sarana informasi publik dan pembangunan yang ada di Kota Cilegon.

“Selain itu, kegiatan ini juga bisa dimanfaatkan menjadi sarana promosi pariwisata, investasi dan edukasi seputar Kota Cilegon, serta bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi pelaku UMKM sebagai sarana promosi produk yang dihasilkan, agar lebih dikenal oleh masyarakat,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Walikota Cilegon Edi Ariadi.

Usai membuka kegiatan Cilegon Expo 2019 yang ditandai dengan prosesi pengguntingan pita, di Panggung Malam Tasyakuran dirinya mengatakan, kegiatan Cilegon Expo merupakan bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Cilegon ke-20.

“Alhamdulilah Cilegon Expo 2019 bisa digelar dalam rangka memperingati HUT Cilegon ke 20 tahun, mudah-mudahan Cilegon Expo bisa menjadi sarana untuk menyajikan berbagai hasil pembangunan Kota Cilegon,” katanya.

Edi berharap, dengan adanya Cilegon Expo 2019, masyarakat bisa mendapatkan informasi industri, perdagangan, jasa, dan produk-produk unggulan dari para pelaku UMKM di Kota Industri ini.

“Sangat penting sekali informasi disajikan, agar masyarakat bisa mengetahui informasi dan perkembangan Cilegon,” jelasnya.

Puncaknya pada pukul 21:30 WIB, untuk menghibur masyarakat di HUT Kota Cilegon ke-20 dilaksanakan kegiatan pesta kembang api dan penampilan band papan atas ‘Repvblik’.

Kemeriahan acara di panggung tasyakuran mendapatkan antusias dari masyarakat Kota Cilegon.

Berdasarkan pantauan Bantensatu, ribuan warga terlihat sudah memenuhi lokasi pameran sejak terompet yang mengiringi penampilan pencak silat debus berbunyi.

Hal tersebut berlangsung hingga seluruh rangkaian kegiatan di panggung utama selesai. (Red)