Menu

Mode Gelap
Ada Pulau Merak Kecil dan Besar, Cilegon Punya Potensi Pariwisata Seperti Sentosa Island Gelar Demo, Warga Korban Pemagaran dan Pensiunan KS Minta Walikota Cilegon Hadir di Tengah Permasalahan Layaknya Nyoblos Presiden, Warga Kadipaten Menggelar Pemilihan Ketua RT dan RW Secara Langsung Usai Sukses Gelar Khitan Massal, Sanuji Agendakan Nikah Massal PMK Pada Hewan, Presiden: Segera Berikan Vaksin

Industri · 28 Jul 2022 16:06 WIB ·

MFI Libatkan Pengusaha Lokal di Pembangunan Pabrik Polyester Film Plant


 Dirjen IKFT (Industri Kimia  Farmasi dan Tekstil) pada Kementerian Perindustrian Ignatius Warsito saat meresmikan pabrik baru MFI Perbesar

Dirjen IKFT (Industri Kimia Farmasi dan Tekstil) pada Kementerian Perindustrian Ignatius Warsito saat meresmikan pabrik baru MFI

HARIANBANTEN.CO.ID, CILEGON – PT MC PET Film Indonesia (MFI) resmikan pabrik baru polyester film yang berlokasi di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon-Banten, Kamis, 28 Juli 2022.

Pabrik polyester film mutakhir untuk teknologi telekomunikasi yang canggih dan sejalan dengan strategi pembangunan ekonomi Indonesia itu diresmikan oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Presiden Direktur (Presdir) MFI Bambang H. Sastrosatomo mengatakan, pembangunan fasilitas baru untuk meningkatkan kapasitas produksi polyester film dengan nilai investasi sebesar 156 juta dolar AS dengan kapasitas produksi 25.000 ton pertahun itu melibatkan para pengusaha lokal.

“Keterlibatan (pengusaha) lokal dari awal kita berdiri, kita menomor satukan lokal. Tetapi karena ini berkualitas tinggi, maka lokal pun harus yang berkualitas. Karena apa? Kalau kita mengoperasikan ini lalai, maka keselamatan yang kita khawatirkan,” kata Bambang H. Sastrosatomo kepada wartawan, Kamis (28/7/2022).

Konstruksi pabrik dimulai sejak April 2020, kata Presdir MFI, memiliki mesin berteknologi tinggi dalam memproduksi polyester film untuk aplikasi komponen elektronik dalam teknologi komunikasi 5G dan 6G.

“Kalau mesin teknologi tinggi ini dioperasikan dengan lalai, maka kita akan mendapat komplain dari customer, itu merupakan kerugian. Oleh karena itu kita harus menseleksi juga, meskipun kami kemarin itu merekrut untuk tenaga tetap di pabrik ini 100 orang, 80 persen itu dari sini, Cilegon-Serang, itu mesti kita banggakan dan itu pun melalui seleksi yang ketat. Jadi itu sudah menjadi bagian dari komitmen kita, kita harus bangga dengan Indonesia dan buktikan bahwa kita sanggup melakukan produksi sejajar dengan bangsa lain,” ujarnya.

Bambang H. Sastrosatomo juga menyampaikan, pabrik baru MFI yang merupakan bagian dari Mitsubishi Chemical Holdings Corporation (MCHC) tersebut akan segera berproduksi secara komersial dengan hampir semua produk akan diekspor yang dapat menghasilkan devisa senilai 85 juta dollar AS per tahun.

“Baru ini kapasitasnya 25.000 ton per tahun, jadi lebih dari yang sebelumnya, sebelumnya itu 20.000 ton. Jadi total sekarang ini jadi 45.000 ton per tahun yang meningkat lebih dari 2 kali lipat dari sebelumnya,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Cilegon Isro Mi’raj mengapresiasi adanya pabrik baru yang didirikan MFI dengan melibatkan pengusaha lokal sebagai kontraktor utama dalam projek tersebut.

Isro memandang hal itu sebagai bukti bahwa pengusaha Kota Cilegon saat ini sudah berkualifikasi untuk menggarap sebuah pekerjaan industri konstruksi yang besar.

“Terlepas sebagai Ketua DPRD, saya sebagai bagian masyarakat lokal tentunya turut banggalah, apalagi pengusaha lokal ini sudah menunjukkan kalau dia mampu bersaing dengan perusahaan luar daerah. Berarti kan keahlian yang dimiliki pengusaha lokal tidak bisa dipandang sebelah mata,” ujarnya.

Isro juga menyampaikan, secara umum saat ini pengusaha lokal di Cilegon sudah cukup banyak kualifikasi yang membanggakan, termasuk dalam hal pekerjaan konstruksi.

“Ini harus menjadi perhatian, bahwa tidak semua pengusaha lokal itu tidak mampu. Hanya saja kesempatan yang belum diberikan. Buktinya kan ini mampu, saya ikut bangga. Apalagi sampai menjadi main contractor, tentu multiplier effect-nya dia juga akan menggandeng subcon lokal, dan menyerap tenaga kerja lokal yang secara otomatis akan membantu kerja pemerintah, walaupun nanti pemerintahnya mengklaim,” katanya.

Sementara itu, Marketing Manager PT. Cilegon Karya Nusa Dedy Yumanta mengatakan, pihaknya mendapat dua kontrak pekerjaan di proyek pembuatan pabrik baru PT. MC PET Film Indonesia (MFI) untuk Piping Fabrication, Construction & installation menjadikannya main contractor perusahaan lokal untuk pekerjaan piping works.

Dimana pabrik baru MFI tersebut dikerjakan dalam durasi 20 bulan, dengan total pengelasan sebanyak 67.060 DB (Dia-Inch), dengan jam kerja sebanyak 406.808 jam, mempekerjakan 320-350 orang, lebih dari 95% pekerja lokal dari area cilegon.

“Kami sebagai perusahaan Indonesia yang berada di sekitar area bisnis Perusahaan MFI, sangat bersyukur telah menerima tantangan besar yang dihadirkan dalam proyek ini. PT. Cilegon Karya Nusa merupakan perusahaan lokal di Kota Cilegon yang mewakili maksud dan tujuan Pemerintah Kota Cilegon untuk memberdayakan perusahaan lokal agar mampu bersaing dengan perusahaan asing yang ada,” pungkasnya.

Hadir dalam peresmian pabrik baru MFI tersebut Dirjen IKFT (Industri Kimia Farmasi dan Tekstil) Ignatius Warsito, Direktur Industri Kimia Hilir Saiful Bahri, Kasubdit Pelayanan Usaha pada Kementerian Investasi (BKPM) Irawan Budi Satrio, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar, Sekda Cilegon Maman Mauludin.

Kedubes Jepang Masami Mamura dan Hiroyuki Hanawa, serta Presiden Direktur PT. Mitsubishi Chemical Indonesia (MCCI) Cho Nomura dan Advisor PT MFI Wardijasa. (TKN/Red) 

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Diikuti 5.920 Peserta, Krakatau Posco Gelar Kampanye Keselamatan yang Dikemas dengan Kompetisi

22 Juli 2022 - 22:00 WIB

Bulan Panutan Pajak Daerah, Indonesia Power Raih Penghargaan Wajib Pajak Terbaik dari BPKAD Cilegon

20 Juli 2022 - 09:21 WIB

Krakatau Posco Lakukan Tanggung Jawab Sosial, Usung Good Citizenships Week 2022

7 Juli 2022 - 19:44 WIB

Ketua MUI Banten Nilai Positif, Sosok Silmy Karim Berhasil Perbaiki PT Krakatau Steel

11 Juni 2022 - 17:46 WIB

Ini Penjelasan Pihak PT. KTI Soal Aksi Demo Warga Pesauran

10 Juni 2022 - 23:57 WIB

Dukung Dunia Pendidikan di Kota Cilegon, Krakatau Posco Buka Program Magang Bagi Pelajar SMA dan SMK

9 Juni 2022 - 10:23 WIB

Trending di Industri
error: Content is protected !!