PB HMI Dorong Kemandirian Ristek dan Industri Pembangunan Indonesia
JAKARTA – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) melalui Bidang Perindustrian Perdagangan dan Bidang Riset dan Teknologi menggelar Focus Group Discussion (FDG) dengan mengusung tema ‘Sterategi Generasi Milenial dalam Mendukung Kemandirian Riset Teknologi dan Industri Pembangunan Indonesia’
Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat PB HMI di Jl. Sultan agung no 25, setiabudi, jakarta selatan. Kamis (18/072019).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh narasumber yang kompeten di antaranya Faldo Maldini Politisi PAN, Pradana Indraputra Ketua Umum Kita Satu, M. Arief Rosyid Hasan Ketua Umum PB HMI 2013-2015, dan Rahmat Fikri Ketua DPP KNPI, serta dimoderatori Risdianto Pattiwael.
Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan PB HMI Hadi Rusmanto mengatakan, kegiatan FGD ini adalah langkah awal memberikan kontribusi terhadap negara dari Mahasiswa untuk ke pemerintah.
“FGD ini merupakan langkah awal untuk kedepan memberikan kontribusi terhadap Negara Indonesia khususnya untuk HMI itu sendiri, diskusi ini akan berlanjut kembali untuk mengundang para pemangku kebijakan yang nantinya melalui PB HMI bisa memberikan rekomendasi untuk pemerintahan,’’ ungkap Hadi Rusmanto Mahasiswa Magister Trisakti, melalui rilisnya.
Sementara itu Ketua Umum PB HMI Priode 2013-2015 Arief Rosyid Hasan mengatakan, bonus demografi harus di maksimalkan sebaik mungkin untuk menunjang kemajuan pemuda-pemudi Indonesia apalagi Indonesia memiliki dana riset kurang lebih 26 Triliun, tidak lupa pula untuk kementerian-kementerian terkait seharusnya memiliki Litbang agar tercipta kemajuan Bangsa Indonesia.
Menurut Arief, PB HMI harus mendorong anak-anak muda untuk lebih berinovasi, destrupsi usia bukan menjadi hambatan. Proteksi usaha hari ini sangat terbuka, apalagi informasi sekarang telah menjadi tambang emas untuk mendapatkan informasi.
Sementara itu Rahmat Fikri menambahkan, Indonesia ini memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup, peluang kita ada, hanya proteksi pemerintah harus lebih melihat outcome untuk Indonesia.
“Ini merupakan prospek untuk HMI lebih berbenah pada kemajuan teknologi dan Revolusi Industri 4.0 dan kedepan kita akan mengundang kembali para pemangku kebijakan, baik DPR RI maupun Pemerintahan terkait,”tendasnya. (red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.