Pemkot Cilegon Gelar Rapat Penanganan Banjir, Robinsar Minta Fokus Evakuasi dan Logistik Jadi Prioritas
HARIANBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon menggelar rapat penanganan banjir sebagai langkah respons cepat atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. Rapat dipimpin langsung oleh Wali Kota Cilegon Robinsar di Aula Setda Kota Cilegon, Sabtu (3/1/2026).
Dalam rapat tersebut, Robinsar menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah evakuasi warga terdampak serta pemenuhan kebutuhan logistik. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat dan bekerja terkoordinasi di lapangan.
“Penanganan banjir harus cepat dan terukur. Prioritas kita adalah evakuasi masyarakat serta memastikan kebutuhan logistik benar-benar terpenuhi,” kata Robinsar.
Robinsar menyebutkan, potensi banjir sebenarnya telah diprediksi sebelumnya berdasarkan informasi dari BMKG yang menyebutkan puncak musim hujan terjadi pada Januari. Namun, tingginya intensitas hujan sejak awal bulan membuat dampak banjir meluas di beberapa titik.
“Kondisi ini menuntut kita semua untuk bergerak cepat, mulai dari mitigasi, evakuasi, hingga evaluasi agar dampak banjir tidak semakin besar,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak banjir. Robinsar meminta Dinas Sosial yang dibantu PMI dan Baznas memastikan kebutuhan pangan, sandang, dan layanan kesehatan tersedia di seluruh titik pengungsian dan dapur umum.
“Ketersediaan logistik harus dipastikan aman minimal untuk tiga hari ke depan. Layanan kesehatan juga harus siaga di lokasi pengungsian,” tegasnya.
Selain penanganan darurat, Robinsar menginstruksikan evaluasi menyeluruh terhadap penyebab banjir serta penguatan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan kawasan industri. Menurutnya, penanganan banjir harus dilakukan secara sistematis dan berbasis data.
Sementara itu, Plt Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra mengatakan, penanganan banjir membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Ia menyebut curah hujan tinggi yang disertai pasang air laut menjadi salah satu faktor banjir meluas.
“Dibutuhkan langkah cepat bersama stakeholder, termasuk dunia industri, seperti pembongkaran sebagian pagar beton di wilayah Ciwandan untuk mempercepat aliran air ke laut,” ungkap Aziz.
Aziz menambahkan, Pemkot Cilegon tidak hanya fokus pada penanganan warga terdampak, tetapi juga menyiapkan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. Ia juga mengapresiasi dukungan PMI, Baznas, BPBD, serta sejumlah perusahaan yang telah membantu logistik dan dapur umum.
Rapat tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ichwan, Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori, serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon, baik hadir langsung maupun melalui zoom meeting. (red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.