HARIANBANTEN.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung aktivitas Koperasi Desa Merah Putih di Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Jumat (4/7/2025). Ia mengaku kagum dengan gerak koperasi yang dinilai berhasil menggerakkan ekonomi warga dari bawah.

Tak hanya itu, Andra menyebut akan mengusulkan Koperasi Desa Merah Putih Ranjeng sebagai perwakilan Banten dalam dialog dengan Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Koperasi 2025.

“Setelah lihat langsung, saya nilai koperasi ini layak untuk diajak berdialog dengan Pak Presiden. Ini koperasi yang hidup, aktif, dan berdampak,” kata Andra di lokasi.

Andra menjelaskan, koperasi Merah Putih dibentuk di hampir seluruh desa dan kelurahan di Banten, kecuali Desa Kanekes yang tetap mempertahankan kearifan lokalnya.

“Kita beri nama Koperasi Merah Putih supaya semangatnya tidak luntur. Ini bukan koperasi milik siapa-siapa, tapi milik bersama. Jangan sampai kalau ganti pemimpin, ganti arah juga,” ujarnya.

Menurutnya, koperasi bisa menjadi ujung tombak pembangunan desa. Dari penyediaan sembako, gas LPG, layanan klinik, travel, hingga pengembangan UMKM, semuanya bisa dijalankan dari koperasi.

Ketua Koperasi Merah Putih Ranjeng, Cahyadi, memaparkan sejumlah usaha yang sudah berjalan. Di antaranya pelatihan bahasa Jepang, pengiriman magang ke Jepang, konveksi, penggemukan sapi untuk kurban, hingga tanam jagung.

“Kami sedang siapkan klinik dan apotek juga. Nanti UMKM-UMKM lokal akan kami bantu distribusinya lewat koperasi,” ucap Cahyadi.

Gubernur Banten juga menyampaikan program andalannya: Bang Andra atau Bangun Jalan Desa Sejahtera. Menurutnya, pembangunan desa harus dimulai dari infrastruktur dasar yang baik.

“Kalau jalannya bagus, ekonomi warga jalan, pasar hidup, anak sekolah lancar. Ini dasar dari kesejahteraan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan warga untuk taat pajak sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan. Apalagi saat ini pembebasan denda dan pokok pajak kendaraan sudah diperpanjang.

Dalam kunjungan itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah turut hadir dan memberi dukungan penuh.

“Koperasi ini cita-cita Pak Prabowo, koperasi desa untuk rakyat. Dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Kita harus dukung bersama,” tegas Zakiyah.

Setelah berdialog, Gubernur dan Bupati meninjau unit usaha koperasi, mulai dari toko sembako di Bumi Ciruas Permai 2, konveksi binaan koperasi, hingga kebun jagung hasil kerja sama dengan Polsek Ciruas.

Penulis: Red | Harianbanten.co.id