CILEGON – Adanya dugaan warung di wilayah lijajar jublin dijadikan tempat minum-minuman dan mangkalnya waria dianggap tidak benar hal itu diungkapkan langsung oleh warga lijajar Jublin.

Warga Lijajar Jublin Roy mengatakan warung yang berdiri di atas tanah milik PT KBS tersebut ialah warung biasa untuk berjualan.

“Kami warga Lijajar/Jublin baru rapat dengan RT dan warga mencoba nyari tahu siapa yang menyebarkan opini warung itu bahwa tempat minum-minuman dan adanya waria mangkal. Padahal, Warung tersebut hanya Warung bisa tempat jualan nasi, kopi dan Es. Yang diberitakan itu menurutnya tidak benar. Kami menduga Adanya Oknum yang tidak suka dengan keberadaan warung tersebut,” ungkapnya. Senin (20/7/2020) malam.

Lebih lanjut Roy menjelaskan, yang berjualan pun kebanyakan dari warga sekitar, itu pun untuk menopang kehidupan keluarganya sehari-hari.

“Apa gak kasihan sama orang yang sedang cari sesuap nasi malah ada yang mengiring opini seperti itu. Seharusnya mendukung adanya warga yang sedang usaha di daerahnya sendiri,” jelasnya.

Sementara itu Babay pengelola parkir yang tidak jauh dari warung tersebut menjelaskan, Bahwa warung yang disebutkan itu hanya menjual seperti Kopi dan nasi tidak ada menjual minuman ber alkohol.

“Disinikan Security PT KBS sering kontrol masa iyah kalo emang ada seperti itu security gak ngusir kan. Harusnya kan logika seperti itu, ini kan lokasinya diawasi sama kemanan perusahaan,” ucap babay.

Dirinya menyayangkan adanya orang yang menggiring opini tersebut. Sedangkan kenyataanya itu tidak benar melainkan menjatuhkan kapung ya sendiri.

“Seharunya konfirmasi dulu kebenaranya sebelum memberikan stetmen untuk mengiring opini terhadap masyarakat. Kasihan orang lagi jualan biasa di fitnah bahwa warung itu dijadikan mangkal waria dan tempat-tempat minuman,” ujarnya.

Dikatakan Babay, RT dan Warga Lijajar Jublin sedang mencari tau sumber berita tersebut.

“RT dan Warga Jublin lagi cari tahu siapa yang menyebarkan informasi itu,” pungkasnya. (**)