Wawali Cilegon Bongkar Rahasia Sukses Pengusaha: Tanpa Ini, Bisnis Bisa Ambruk!
HARIANBANTEN.CO.ID – Apa sebenarnya kunci utama kesuksesan seorang pengusaha? Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, akhirnya membongkar rahasia yang sering diabaikan banyak pebisnis. Menurutnya, tanpa satu hal ini, bisnis yang sudah dibangun bisa runtuh seketika.
Berbicara di acara pelantikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Cilegon periode 2025-2030 di Aston Hotel, Selasa (25/2/2025).
Fajar menegaskan bahwa kepercayaan (trust) adalah aset paling berharga dalam dunia usaha.
“Kepercayaan adalah segalanya dalam bisnis. Sekali hilang, sulit untuk dikembalikan. Tidak peduli seberapa besar modal atau jaringan yang dimiliki, tanpa trust, usaha bisa hancur dalam sekejap,” ujarnya di hadapan para pengusaha yang hadir.
Tak hanya itu, Fajar juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah, industri, UMKM, dan masyarakat. Menurutnya, pembangunan Kota Cilegon tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus dilakukan secara bersama-sama.
“Jika kita bergerak sendiri-sendiri, sulit untuk berkembang. Dengan kolaborasi yang baik, kita bisa mengatasi berbagai permasalahan, termasuk pengangguran. HIPPI diharapkan menjadi bagian dari solusi ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum HIPPI Kota Cilegon yang baru terpilih, Muhammad Zia Ulhaq, mengungkapkan bahwa organisasi ini saat ini memiliki 90 anggota, yang semuanya merupakan pemilik usaha, direktur, atau komisaris.
“Kami ingin pengambilan keputusan dilakukan dengan cepat dan efektif. Karena itu, kepengurusan diisi oleh orang-orang yang benar-benar memahami bisnis,” jelasnya.
Lebih dari itu, Zia menegaskan bahwa HIPPI Kota Cilegon tidak hanya menaungi pengusaha besar, tetapi juga memberikan dukungan kepada UMKM agar bisa berkembang bersama.
“Kami akan bersinergi dengan UMKM, penggiat media, industri, dan pemerintah daerah. Dengan kerja sama ini, HIPPI Kota Cilegon akan semakin maju dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah,” pungkasnya. (ASEP/Red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.