Godam Si Denok, Pusaka Sakti yang Menghidupkan Golok Ciomas
HARIANBANTEN.CO.ID – Golok Ciomas adalah senjata tradisional khas Banten yang masih dibuat dengan teknologi tradisional. Menurut penelitian Risa Nopianti untuk Balai Pelestarian Nilai Budaya Bandung (2017), wilayah persebarannya mencakup hampir seluruh Banten, dengan pusat utama di Kecamatan Ciomas dan Kecamatan Petir (Kabupaten Serang), serta wilayah adat Kanekes atau Baduy (Kabupaten Lebak).
Mengapa Golok Ciomas Identik dengan Jawara Banten?
Jawara Banten lekat dengan kepemilikan golok karena fungsi utamanya sebagai alat bela diri. Golok menjadi atribut penting yang melengkapi citra seorang jawara. Namun, golok Ciomas jarang digunakan sebagai senjata. Sebagian besar dimanfaatkan sebagai golok pamor atau koleksi, mengingat kharismanya yang tinggi.
Baca Juga : Pameran Senjata Tradisional di Gedung Negara Banten, Golok Ciomas Jadi Sorotan
Bagaimana Proses Pembuatan Golok Ciomas Asli?
Proses pembuatan golok Ciomas mengikuti sejumlah syarat khusus:
-
Waktu Pembuatan
Golok sulangkar Ciomas hanya dibuat setahun sekali pada bulan Mulud (Rabiul Awal). Waktu utama pembuatan adalah 1–12 Mulud, bertepatan dengan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW pada 12 Mulud. -
Peran Godam Si Denok
Godam Si Denok adalah pusaka milik Ki Cengkuk, leluhur pembuat golok Ciomas. Menurut Risa Nopianti (2017), golok Ciomas asli harus ditempa atau dioles Godam Si Denok saat ritual Mulud. Setelah itu, proses dapat dilanjutkan menggunakan godam biasa milik pande. -
Ritual Pengolesan
Ritual ini melambangkan hubungan guru-murid antara Godam Si Denok dan golok. Golok diibaratkan sebagai murid, sedangkan godam sebagai guru. -
Bahan Baku Besi
Besi inti berasal dari daerah Pondok Kaharu dan Bojong Honje. Kualitas tertinggi diperoleh melalui penggalian khusus sesuai petunjuk orang yang mampu menangkap ilafat. -
Ritual dan Mantra
Sejak pencarian bahan hingga tahap akhir, pembuatan selalu diiringi bacaan dan mantra khusus. Pada tahap akhir, mantra dibacakan melalui golok untuk memberi manfaat positif bagi pemiliknya. -
Lokasi dan Air Sumber Ciomas
Golok Ciomas harus dibuat di Ciomas. Air dari tujuh mata air di Babakan Ciomas, seperti Cibunut, Cibikang, dan Cilalaki, digunakan untuk prosesi ritual dan pendinginan golok.
Baca Juga : Pemprov Banten Dukung Pendaftaran Golok Banten ke Unesco
Apa Hubungan Godam Si Denok dengan Golok Si Rebo?
Golok Si Rebo adalah golok pertama buatan Ki Cengkuk menggunakan tempaan Godam Si Denok. Kedua pusaka ini disimpan dalam kotak kayu terpisah, diberi wewangian, dan dianggap keramat. Saat ini, keduanya dijaga oleh Ki Duhari, yang juga menjadi penjaga pusaka sekaligus pandai golok pada ritual Mulud.
Fakta Penting tentang Godam Si Denok
Godam Si Denok memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi:
-
Hadiah dari Sultan Banten – Diberikan oleh Sultan Maulana Hasanuddin, sultan pertama Banten, kepada Ki Buyut Cengkuk.
-
Alat Pembuatan Golok Ciomas – Digunakan untuk menempa dan membentuk golok khas Ciomas.
-
Simbol Budaya – Menjadi lambang warisan tradisi pembuatan golok di Ciomas.
-
Masih Digunakan – Hingga kini tetap dipakai dalam proses pembuatan golok Ciomas.
-
Koleksi Museum – Disimpan bersama beberapa golok Ciomas di museum yang dikelola Ki Duhari di Kampung Cihujan, Desa Lebak, Kabupaten Serang.
Menurut Ki Duhari, setiap pukulan Godam Si Denok tidak sekadar membentuk bilah golok, tetapi juga mengandung cerita dan doa yang diwariskan turun-temurun.
Mengapa Ritual Mulud Golok Ciomas Penting?
Ritual tahunan pada 12 Mulud ini menghormati Ki Cengkuk dan menjadi sarana silaturahmi antara golok dan godam. Keberlangsungan tradisi ini dijaga oleh tiga unsur: pemegang pusaka Godam Si Denok, pandai golok, dan ulama pemimpin ritual. Ketiganya membentuk “segitiga penopang” kelestarian budaya Ciomas.(SA)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.