Ini Deretan Penghargaan Yang di Raih Pelindo Regional 2 Banten dalam Peningkatan Pelayanan
HARIANBANTEN.CO.ID, CILEGON – PT Pelindo Regional 2 Banten mendapat nilai keberhasilannya dalam melakukan pembenahan dan penataan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pengguna jasa dan mitra kerja Pelindo Regional 2 Banten dalam kurun waktu satu tahun terakhir dibawah komando Agung Fitrianto selaku General Manager Pelindo Regional 2 Banten. Penyerahan penghargaan berlangsung di Ballroom 2 Hotel Mercure Mirama, Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 22 April 2022.
Dijelaskan, Manager Komersial PT Pelindo Regional 2 Banten Irtanto, Kamis (15/12) sejak diresmikannya PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I, III dan IV ke dalam PT Pelabuhan Indonesia (Persero) pada tanggal 1 Oktober tahun 2021 sampai dengan genap 1 tahun Pelindo.
Deretan Penghargaan yang di Raih Pelindo Regional 2 Banten
Pelindo Regional 2 Banten telah berhasil mendapatkan beberapa Penghargaan, di antaranya Pelindo Regional 2 Banten berhasil menyabet penghargaan/Award untuk kategori “The Best Indonesia Port Company in Service Excellent of the Year”, pada ajang Indonesian Best of the Best Award 2022 yang diselenggarakan oleh pihak Indonesia Achievement Center.
Penghargaan berikutnya dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) kepada perusahaan dan organisasi yang menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara konsisten dengan kinerja unggul dan berkelanjutan.
Penghargaan SNI Award tahun 2022 ini adalah yang ke-17 sejak tahun 2005 diselenggarakan. Para penerima SNI Award 2022 tersebut sebanyak 56 organisasi yang terdiri dari peringkat Platinum, Emas, Perak, dan Perunggu yang meliputi 14 kategori dan Pelindo Regional 2 Banten mendapatkan SNI Award Tingkat Perunggu.
Dalam rangka Hari Perhubungan Nasional Tahun 2022, Penghargaan Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik Sektor Transportasi didasarkan atas penilaian dalam kurun waktu satu tahun yang dilakukan Kementerian Perhubungan. Pada tanggal 19 Oktober 2022, Pelindo Regional 2 Banten mendapatkan penghargaan prima dengan kategori Terminal Curah Kering & Pelayanan Kapal sedangkan Tim Penilai melibatkan independen dari YLKI, pengamat transportasi, perwakilan akademisi dan media massa, Ombudsman, staf Kepresidenan, serta perwakilan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara. Penghargaan tersebut diberikan langsung Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, di Jakarta.
Penghargaan ini merupakan bukti nyata Pelindo Regional 2 Banten terus bergerak mewujudkan visi korporasi sebagai pengelola pelabuhan kelas dunia, yang unggul dalam opersional dan pelayanan. Setelah beberapa bulan berjalan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) merilis sejumlah pelabuhan yang ada di seluruh Indonesia yang mendapatkan kategori rapor hijau, kuning dan merah.
Penilaian dalam tiga rapor ini berdasarkan pada lima output aksi pelabuhan 2021-2022: tumpang tindih regulasi, tata kelola TKBM, implementasi NLE, penerapan sistem layanan, dan perbaikan birokrasi penyedia layanan kepelabuhanan. Tercatat ada 14 Pelabuhan utama yang menjadi pantauan Stranas PK dalam aksi pelabuhan. Diantaranya, Pelindo Regional 2 Banten, Pelabuhan Tanjung Mas – Semarang, Pelabuhan Balikpapan, dan Pelabuhan Samarinda berhasil mendapatkan rapor hijau.
Sementara Pelabuhan Kendari dan Pelabuhan Makassar mencatatkan rapor kuning. Di sisi lain, Pelabuhan Belawan – Medan, Pelabuhan Batu Ampar – Batam, Pelabuhan Tanjung Priok-Jakarta, Pelabuhan Tanjung Perak-Surabaya, Pelabuhan Dumai, Pelabuhan Palembang dan Pelabuhan Pontianak diganjar rapor merah.
Sementara, General Manager Pelindo Regional 2 Banten Agung Fitrianto, mengucapkan rasa syukur atas penghargaan yang di dapat, karena kerja keras serta koordinasi dengan pihak stakeholder mulai dari karantina, Imigrasi, dan pihak terkait lainnya.
“Capaian tersebut tak lepas dari upaya pembenahan yang dilakukan PT Pelindo Regional 2 Banten. Pembenahan dimaksud meliputi standardisasi dan digitalisasi bisnis proses, pengaturan jam kerja bagi tenaga kerja bongkar muat (TKBM), serta peningkatan kehandalan peralatan penunjang kegiatan terminal. Program ini merupakan efisiensi efektivitas kegiatan yang dilakukan perusahaan. Jadi kita tahu bahwa Pelabuhan di Pelindo Banten ini kita terus melakukan improvement dalam rangka efisiensi efektivitas kegiatan dan akan kita evaluasi jika diperlukan,” pungkas Agung Fitrianto.
(Red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.