Menu

Mode Gelap
Ada Pulau Merak Kecil dan Besar, Cilegon Punya Potensi Pariwisata Seperti Sentosa Island Gelar Demo, Warga Korban Pemagaran dan Pensiunan KS Minta Walikota Cilegon Hadir di Tengah Permasalahan Layaknya Nyoblos Presiden, Warga Kadipaten Menggelar Pemilihan Ketua RT dan RW Secara Langsung Usai Sukses Gelar Khitan Massal, Sanuji Agendakan Nikah Massal PMK Pada Hewan, Presiden: Segera Berikan Vaksin

Headline · 12 Jul 2022 12:53 WIB ·

Kenalan di FB Kemudian Dicekok Anggur Merah, 5 Pemuda Cabuli Anak 15 Tahun


 Kenalan di FB Kemudian Dicekok Anggur Merah, 5 Pemuda Cabuli Anak 15 Tahun Perbesar

HARIANBANTEN.CO.ID, CILEGON – Lima orang pemuda asal Anyar Kabupaten Serang, tega mencabuli anak gadis berusia 15 tahun usai dicekoki dengan minuman keras (Miras) Anggur Merah.

Kelima pelaku dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur berinisial H (15) tersebut yakni MY (24), SH (18), SP (18), MF (19) dan MR (20) yang dilakukan pada 5 Juli 2022 sekira pukul 22.00 WIB di kost salah seorang pelaku di Kampung Tegal, Desa Cikoneng, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang.

Kapolres Cilegon AKBP Eko Tjahyo Untoro mengatakan, dugaan tindak pidana persetubuhan atau perbuatan cabul tersebut bermula dari pelaku yang berkenalan dengan korban melalui Facebook.

“Korban kemudian curhat bahwa sedang galau, lalu pelaku mengajak bertemu dan bermain ke Pantai Paku. Selanjutnya korban dipaksa untuk minum Anggur Merah sebanyak empat gelas sampai korban mabuk dan tidak berdaya. Korban kemudian dibawa ke kost atau penginapan yang sudah disiapkan oleh pelaku, lalu korban disetubuhi dan dicabuli secara bergantian,” kata AKBP Eko pada konferensi pers di Makopolres Cilegon, Selasa (12/7/2022).

Setelah disetubuhi secara bergantian oleh kelima pelaku, korban merasakan sakit dibagian alat kelamin dan sempat mengalami pendarahan, kemudian melakukan visum ke RSUD Cilegon.

Kapolres menuturkan, kasus dugaan tindak pidana persetubuhan atau perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur tersebut terungkap atas laporan dari masyarakat pada 7 Juli 2022, yang juga menyerahkan salah seorang pelaku berinisial MY.

“Kemudian penyidik melakukan penangkapan terhadap empat pelaku lainnya. Para pelaku saat ini menjalani penahanan dalam rangka proses penyidikan dan barang bukti dalam perkara tersebut telah dilakukan penyitaan,” tuturnya.

Atas perbuatan dugaan tindak pidana persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur tersebut, kelima tersangka dijerat dengan pasal 81 juncto pasal 76D dan pasal 82 juncto pasal 76E UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. (Takin/HB/Red)

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bersih-bersih Situ Rawa Arum, Pemkot Cilegon Wacanakan Jadi Destinasi Wisata

4 Agustus 2022 - 14:15 WIB

Bekuk Pengoplos Air Galon, Polres Cilegon Minta Masyarakat Teliti Saat Membeli

22 Juli 2022 - 12:12 WIB

Janji Realisasikan Betonisasi Jalan Akses Panggungrawi Tahun Ini, Kepala DPUTR Siap Mundur Jika Gagal

21 Juli 2022 - 20:04 WIB

Terkait Jalan Rusak di Panggungrawi, Sanuji Wacanakan Bangun Melalui Bantuan CSR

20 Juli 2022 - 14:42 WIB

Hasil Donasi Elemen Masyarakat dan Wartawan Cilegon, Nenek Muhayanah Tak Lagi Tinggal di Gubuk

16 Juli 2022 - 12:49 WIB

Tronton Bermuatan Kayu, Tabrak Tiga Kendaraan di JLS, Dua Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

8 Juli 2022 - 18:44 WIB

Trending di Headline
error: Content is protected !!