Lewat Program Birokrat Mengajar, Pemkot Cilegon Kenalkan Peran OPD ke Siswa
HARIANBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon meluncurkan program Birokrat Mengajar sebagai upaya untuk mendekatkan anak-anak dengan dunia pemerintahan serta mengenalkan tugas dan fungsi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sejak dini.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota Cilegon Robinsar dan Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo.
Wali Kota Cilegon Robinsar mengungkapkan, melalui kehadiran langsung para birokrat di sekolah, anak-anak dapat memperoleh pemahaman dasar mengenai struktur dan peran pemerintah daerah.
“Tujuannya agar mereka tahu tupoksi dan kegiatan pemerintah, terutama OPD. Materinya pun disesuaikan, misalnya Dinas Kesehatan menyampaikan soal perilaku hidup bersih dan sehat, GERMAS, dan pencegahan HIV/AIDS. Dengan begitu, anak-anak bisa mengenali dan mengantisipasi berbagai isu sejak dini,” ujar Robinsar saat menghadiri kegiatan di SDN Cilegon II, Selasa (22/4/2025).
Tak hanya memberikan edukasi seputar pemerintahan, Robinsar juga turut memotivasi para siswa agar berani bermimpi dan meraih cita-cita dengan sungguh-sungguh.
“Jangan takut bermimpi. Tapi tentu harus disertai ikhtiar dan belajar yang serius. Minta doa orang tua, dan terus berusaha agar impiannya bisa tercapai,” tambahnya.
Program ini dilaksanakan secara serentak di empat sekolah dasar, yakni SDN Cilegon II, SDN Kubang Sepat 1, SDN Kebon Dalem, dan SDN Sumampir. Sebanyak delapan OPD turut serta memberikan materi sesuai bidang masing-masing.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Heni Anita Susila, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara dinas pendidikan dan OPD teknis.
“Semua program yang disampaikan sudah terkoordinasi. Anak-anak jadi tahu apa yang dilakukan oleh pemerintah dan bagaimana peran OPD dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, ini bisa menjadi agenda rutin yang mendekatkan pendidikan dengan layanan publik,” kata Heni.
Adapun OPD yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Dinas Kesehatan (DINKES), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKAR), Dinas Perhubungan (DISHUB), Dinas Perpustakaan, serta gabungan Kesbangpol, Satpol PP, dan BNN.
Melalui Birokrat Mengajar, Pemkot Cilegon berharap dapat menumbuhkan kesadaran serta semangat belajar anak-anak, sekaligus mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan penyelenggara pemerintahan.
Penulis: Asep Tolet | HarianBanten.co.id



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.