SERANG – Menjelang pemilu dan pilpres 17 April 2019 mendatang, banyak isu yang berkembang di masyarakat, salah satu yang menyita perhatian publik adalah
pengakuan mantan Kepala Kepolisan Sektor Pasirwangi, Garut Sulman Azis, terkait adanya mobilisasi dukungan untuk pasangan nomor urut 01.

Menanggapi hal ini Ketua PGK DPW Banten Muhammad Syamsul, meyakini kepolisian lembaga netral, Apalagi dikuatkan dengan 2 telegram yang dikeluarkan Kapolri, bahwa Polri harus netral di Pilpres 2019. Adapun isu tersebut adalah upaya oleh oknum untuk menjatuhkan nama baik institusi hukum polri.

“Polri hari ini semakin di percaya oleh masyarakat, visi polri Promoter adalah profesional modern dan terpercaya sangat dirasakan oleh masyarakat, apalagi Kapolda Banten di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Tomsi Tohir, M.Si terus menunjukan kemajuan yang sangat signifikan ,” katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (4/4).

Syamsul menjelaskan, hasil survey persepsi masyarakat terkait Polri Promoter yang dilakukan oleh Founder dan Chairman MarkPlus, Inc Hermawan soelistio kertajaya menunjukan kepercayaan nasional terhadap Polri rata rata 80,37%.

Polda banten memiliki tingkat kepercayaan tertinggi di pulau jawa, di bandingkan dengan polda lain nya, data menunjukan Polda banten meraih tingkat kepercayaan masyarakat sebesar 86,41%, Polda Metro 72,05%, Jawa Timur 80,66 %, DIY 84,55 %, Jawa Barat 80,13%, Jawa Tengah 81,05 %

“Kami yakin bahwa masyarakat banten tidak akan terprovokasi dengan isu yang berkembang bahwa Polri tidak netral, ini hanyalah upaya menjatuhkan citra Polri di masyarakat,” ungkapnya.

“Kami percaya sinergitas Polri-TNI di bantu oleh seluruh elemen masyarakat Banten pemilu dan pilpres 2019 di Banten akan berjalan aman dan damai sesuai yang di harapkan bersama,” pungkasnya. (Rls/Red)