HARIANBANTEN.CO.ID – Tersembunyi di kaki Gunung Pulosari, Desa Sukasari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, menyimpan peninggalan budaya kuno yang dipercaya sebagai jejak peradaban masa lalu Banten. Di kawasan ini, berdiri megah Situs Citaman, kompleks kolam mata air yang sarat cerita mistis dan spiritual.

Dikenal sebagai kawasan yang disucikan sejak zaman dahulu, Gunung Pulosari kerap disebut dalam naskah-naskah kuno seperti Babad Banten. Bahkan, sosok Maulana Hasanuddin dikisahkan pernah melakukan perjalanan spiritual ke gunung ini dalam rangka menaklukkan Banten Girang.

Salah satu peninggalan yang menguatkan cerita sakral ini adalah Situs Citaman dan Situs Batu Goong, dua situs arkeologi yang diyakini berasal dari satu kesatuan budaya. Lokasi kedua situs ini hanya terpaut sekitar 500 meter. Uniknya, Citaman dikenal dengan kolam-kolam air jernih yang tak hanya menyejukkan, tapi juga diyakini menyimpan kekuatan gaib.

Berikut sembilan kolam yang terdapat di kawasan Situs Citaman dan mitos di baliknya:

1. Kolam Cipanggitikan

Kolam ini kini sudah tertutup beton, namun airnya masih digunakan PDAM Pandeglang sebagai pasokan air bersih. Debit airnya mencapai 80 cm.

2. Kolam Cikajayaan

Disebut-sebut sebagai “air kejayaan”, kolam mungil berukuran 3,8×3,8 meter ini dipercaya membawa keberuntungan bagi yang mandi di dalamnya. Airnya bening, dikelilingi kembang sepatu, dengan debit air 53 cm.

3. Kolam Cikaapeusan

Mitosnya, kolam ini digunakan untuk membuang sial. Saat ini sudah tertutup beton, namun kisah mistisnya masih kuat tertanam di masyarakat.

4. Kolam Cipangantenan

Ingin cepat dapat jodoh? Warga percaya, mandi di kolam ini bisa mempercepat datangnya pasangan. Debit airnya 44 cm dan airnya langsung mengalir ke Kolam Citaman.

5. Kolam Cikapaliasan

Berasal dari kata “palias” (penolak bala), kolam ini dipercaya bisa menjaga dari marabahaya. Kolam ini termasuk yang paling luas, mencapai 34,55 m².

6. Kolam Cikaputrian

Ukuran kolam ini kecil, hanya 2 x 2,4 meter, tapi airnya sangat jernih. Letaknya berada 7 meter dari Cikapaliasan.

7. Kolam Cikahuripan

Disebut sebagai “air kehidupan”, kolam ini berada dekat pintu masuk kawasan situs. Dasarnya tampak jelas karena kejernihan airnya.

8. Kolam Cikembangan

Berbeda dari lainnya, dasar kolam ini penuh lumut hijau. Ukurannya kecil dan berada dalam satu area berpagar dengan kolam utama Citaman.

9. Kolam Citaman (Kolam Utama)

Inilah kolam terbesar dan paling sentral. Luasnya hampir 1.000 meter persegi dan terbagi dua bagian—dulunya untuk pria dan wanita secara terpisah. Debit airnya mencapai 100 cm, dan airnya mengalir sampai ke Sungai Cigetir.

Situs ini bukan cuma menyimpan sejarah, tapi juga menjadi destinasi wisata spiritual dan edukasi. Fasilitas seperti rumah informasi, selter, dan warung kecil juga tersedia di sekitar area, membuat pengalaman berkunjung semakin lengkap.

Bagi kamu yang penasaran dengan jejak peradaban Banten dan ingin merasakan sensasi mandi di kolam penuh mitos, Situs Citaman bisa jadi pilihan menarik. Jangan lupa bawa baju ganti!

Penulis: Asep Tolet | Harianbanten.co.id