HARIANBANTEN.CO.ID – Auto Club Banten (ACB) memberikan klarifikasi terkait beredarnya video aksi drifting di Kota Cilegon yang sempat diberitakan sebagai kegiatan ilegal dan disebut terjadi karena pembiaran aparat. ACB memastikan informasi tersebut tidak benar dan menegaskan bahwa aksi drifting dalam video tersebut merupakan bagian dari proses syuting resmi promosi event Banten Auto Culture 3 yang akan digelar pada 13 Desember 2025.

“Kegiatan yang terekam di video itu adalah pengambilan gambar resmi untuk kebutuhan promosi event. Sudah ada koordinasi lengkap dengan aparat dan bukan aksi spontan atau kegiatan liar,” jelas Ketua Pelaksana Banten Auto Culture 3, Eko Aprianto Wibowo, S.IP, dalam keterangannya, Senin (1/12/2025).

Sudah Koordinasi dengan Kepolisian dan Dishub

Eko mengatakan proses syuting drifting telah melalui jalur administrasi dan prosedur resmi, termasuk pemberitahuan dan koordinasi dengan Polres Cilegon (Satlantas) serta Dinas Perhubungan Kota Cilegon.

“Tidak ada aktivitas tanpa sepengetahuan aparat. Semua izin dan pemberitahuan sudah dipenuhi, jadi tidak benar kalau disebut ilegal atau luput dari pengawasan,” tegasnya.

Polisi dan Dishub Hadir di Lokasi

Sementara Ketua ACB Meldi Anggara Saputra, S.Kom., M.TI menambahkan bahwa aparat kepolisian dan petugas Dishub berada langsung di lokasi untuk mengatur keamanan dan rekayasa lalu lintas saat syuting berlangsung.

“Kehadiran aparat membuktikan kegiatan dilakukan secara terbuka dan terkoordinasi. Jadi asumsi ada pembiaran terhadap aksi ilegal itu tidak berdasar,” kata Meldi.

Digawangi Atlet Profesional

ACB juga memastikan mobil yang digunakan merupakan kendaraan berstandar drifting nasional, dan seluruh manuver dilakukan oleh atlet profesional asal Cilegon, bukan masyarakat umum.

“Kami sangat ketat soal standar keselamatan. Mobil yang digunakan resmi, dan pengemudinya atlet profesional. Tidak sembarangan,” ujarnya.

Sudah Ada Informasi ke Publik

Satu hari sebelum syuting, ACB mengaku telah menyebarkan poster imbauan dan informasi rekayasa lalu lintas kepada warga sekitar.

Komitmen Bangun Budaya Otomotif Positif

Dengan klarifikasi ini, ACB berharap publik mendapat informasi berimbang dan tidak terpengaruh pemberitaan yang menyebut drifting tersebut sebagai aksi ilegal.

“Kegiatan ini resmi, bukan tindakan yang melanggar hukum. Kami berkomitmen membangun budaya otomotif yang aman, profesional, dan sesuai aturan,” tutupnya. (red)