HARIANBANTEN.CO.ID – Wali Kota Cilegon Robinsar meresmikan Kawasan Tugu Baja Kota Cilegon di Simpang Tiga Geger, Senin (22/12/2025) malam. Peresmian yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ibu Nasional itu menandai hadirnya ikon baru sekaligus ruang publik gratis bagi masyarakat Kota Cilegon.

Robinsar mengatakan, penataan Kawasan Tugu Baja merupakan cita-cita yang telah ia impikan sejak satu dekade lalu. Ia ingin mengubah wajah Kota Cilegon menjadi lebih representatif, tertata, dan nyaman bagi warga.

“Peresmian kawasan Tugu Baja ini sudah menjadi cita-cita saya sejak 10 tahun yang lalu. Alhamdulillah malam ini bisa diresmikan dan dinikmati masyarakat,” ujar Robinsar dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, pemilihan momen Hari Ibu sebagai waktu peresmian memiliki makna khusus. Menurutnya, ibu dan perempuan identik dengan keindahan, sejalan dengan konsep penataan kawasan Tugu Baja yang kini tampil lebih cantik dan menarik.

“Kenapa di Hari Ibu? Karena ibu itu menggambarkan keindahan. Perempuan itu identik dengan kecantikan, sama halnya dengan kawasan Tugu Baja Cilegon ini,” katanya.

Robinsar menegaskan, penataan Kawasan Tugu Baja telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cilegon. Penataan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Cilegon untuk memperbanyak ruang terbuka publik yang bisa dimanfaatkan warga tanpa biaya.

“Kami ingin masyarakat punya ruang untuk berekreasi murah bahkan gratis bersama keluarga. Cilegon ini kota dengan aktivitas tinggi, sehingga warga butuh ruang untuk melepas penat,” jelasnya.

Ke depan, Robinsar menyebut penataan kawasan akan dilanjutkan secara bertahap, mulai dari pedestrian Al-Hadid hingga PCI, penyempurnaan kawasan Cilegon Timur, revitalisasi Taman Bona, hingga rencana membuka area rumah dinas wali kota sebagai ruang publik.

Dalam kesempatan itu, Robinsar juga mengapresiasi kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cilegon beserta jajaran yang telah merealisasikan pembangunan kawasan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Cilegon TB Dendi Rudiatna mengatakan, pembangunan kawasan pedestrian Tugu Baja menggunakan anggaran Rp2,469 miliar dari pagu awal Rp2,98 miliar, sehingga terdapat efisiensi sekitar Rp500 juta.

“Pekerjaan ini diselesaikan lebih cepat dari target, dari 28 Desember menjadi 19 Desember 2025,” ujar Dendi.

Ia merinci, pembangunan meliputi penataan teras di samping Bank Mandiri, teras di Pos Polisi, serta trotoar depan Al-Hadid. Kawasan tersebut juga dilengkapi lampu hias bergaya klasik yang menjadi daya tarik baru di Simpang Tiga Geger.

Peresmian Kawasan Tugu Baja Cilegon itu pun disambut antusias masyarakat dan diharapkan menjadi ikon baru Kota Cilegon sekaligus ruang publik yang memberi manfaat sosial dan rekreasi bagi warga. (red)