HARIANBANTEN.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi Banten dan sekitarnya pada Kamis (19/6/2025) akan didominasi oleh kondisi berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem.

Pada pagi hari, cuaca di sebagian besar wilayah Banten diperkirakan berawan. Namun, hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Cimarga, Sajira, Mandalawangi, Carita, Cadasari, Anyer, Padarincang, Kramatwatu, dan Cilegon.

Memasuki siang hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan turun di Mandalawangi, Carita, Rangkasbitung, Lebakgedong, Muncang, Sajira, Cikande, Padarincang, Cinangka, Balaraja, Rajeg, Tigaraksa, Cisauk, Serpong, dan Ciputat.

Sementara itu, pada malam hari, cuaca umumnya tetap berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Lebakgedong, Kasemen, Kramatwatu, Tanara, Cikande, Teluknaga, Mauk, Sepatan, Kronjo, Rajeg, Cikupa, Cisauk, Tangerang, Ciledug, Serpong, dan Ciputat. Dini hari diperkirakan berawan.

Peringatan Dini

BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Wilayah yang perlu mewaspadai kondisi ini mencakup:

  • Kabupaten Pandeglang bagian barat
  • Kabupaten Lebak bagian utara dan timur
  • Kabupaten Serang bagian barat dan timur
  • Kabupaten Tangerang bagian tengah dan selatan
  • Kota Tangerang Selatan

Selain itu, masyarakat yang berada di wilayah pesisir selatan juga diminta waspada terhadap potensi gelombang tinggi antara 2,5 hingga 4 meter di:

  • Perairan Selatan Pandeglang
  • Selat Sunda bagian barat Pandeglang
  • Perairan Selatan Lebak

Data Meteorologi

Berdasarkan data BMKG, suhu udara di wilayah Banten pada hari ini berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 55 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah Timur hingga Barat Laut dengan kecepatan antara 5 hingga 35 kilometer per jam.

Imbauan

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya di wilayah yang rawan longsor dan banjir. Kegiatan pelayaran dan aktivitas di laut juga disarankan ditunda sementara apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.

Penulis: Asep Tolet | Harianbanten.co.id