HARIANBANTEN.CO.ID – Selama ini kita sering mendengar bahwa Indonesia adalah paru-paru dunia. Tapi apakah gelar itu masih relevan? Data terbaru dari FAO justru menunjukkan bahwa posisi Indonesia dalam hal luas hutan dunia tidak lagi sekuat dulu.

Dari total 4,05 miliar hektar hutan global, sebanyak 66% hanya dimiliki oleh 10 negara. Dan faktanya, Indonesia hanya berada di posisi ke-8, kalah jauh dari negara-negara lain yang selama ini jarang dibahas dalam narasi lingkungan.

Berikut daftar 10 negara dengan hutan terluas di dunia:

1. Rusia – 815,3 juta hektar

Rusia menyimpan lebih dari 20% tutupan hutan global. Hutan borealnya berperan penting dalam menyerap karbon dan menjaga keseimbangan iklim. Sayangnya, peran Rusia sebagai penjaga hutan dunia jarang disorot.

2. Brasil – 494,2 juta hektar

Brasil adalah rumah bagi hutan Amazon yang legendaris. Sekitar 60% dari hutan hujan tropis yang tersisa di dunia ada di negara ini.

3. Kanada – 346,8 juta hektar

Hampir setengah dari daratan Kanada adalah hutan. Negara ini terkenal dengan hutan konifer luas dan danau-danau yang menghampar di antara pepohonan.

4. Amerika Serikat – 309,8 juta hektar

AS memiliki keragaman ekosistem hutan, dari pegunungan hingga rawa-rawa. Hutan pinus di barat dan hutan subtropis di selatan menjadi ciri khasnya.

5. China – 223,7 juta hektar

Meski terkenal sebagai negara industri, China justru gencar melakukan reboisasi. Upaya penghijauan masif selama dua dekade terakhir mulai membuahkan hasil.

6. Australia – 134 juta hektar

Hutan Australia didominasi oleh eukaliptus dan sabana tropis. Meski kerap dilanda kebakaran hebat, luas hutan negara ini masih sangat besar.

7. Republik Demokratik Kongo – 123,9 juta hektar

Negara ini memiliki hutan tropis terbesar di Afrika dan kedua terbesar di dunia setelah Amazon. Peran ekologisnya sangat vital bagi benua Afrika.

8. Indonesia – 90,9 juta hektar

Masih masuk daftar, namun posisi Indonesia kini tertinggal. Dengan kontribusi hanya 2,24% dari tutupan hutan global, gelar “paru-paru dunia” perlu ditinjau ulang.

9. India – 72,9 juta hektar

India mengalami pertumbuhan tutupan hutan berkat gerakan penghijauan nasional dan kesadaran ekologis masyarakatnya.

10. Peru – 72,6 juta hektar

Sebagian besar hutan Peru merupakan bagian dari wilayah barat hutan Amazon yang kaya akan keanekaragaman hayati.

Jadi, Masih Yakin Indonesia Paru-Paru Dunia?

Melihat data ini, sudah saatnya kita lebih jujur soal kondisi hutan kita. Bukan soal siapa yang paling hijau, tapi bagaimana menjaga yang tersisa dengan serius. Daripada sekadar bangga dengan julukan, lebih baik kita mulai memperkuat aksi nyata dalam pelestarian hutan.

Penulis: Red | Harianbanten.co.id