HARIANBANTEN.CO.ID – Kondisi Violent Agara Castrilo (16), pelajar SMKN 2 Kota Serang yang jadi korban lemparan helm oknum polisi, dikabarkan semakin menurun. Agara sudah dirawat di ruang ICU RSUD Banten sejak Minggu (24/8/2025) dan hingga kini masih tak sadarkan diri.

“Agara sedikit drop kemarin, mungkin pas rekan-rekan Agara ke rumah sakit jenguk,” kata paman Agara, Handy Susanto, saat di hubungi, Rabu (27/8/2025).

Handy mengaku belum mengetahui kondisi terbaru karena sedang berada di Tangerang.

“Terkait kondisi Agara terbaru, saya belum ke rumah sakit,” ujarnya.

Kabar penurunan kondisi Agara juga disampaikan pihak sekolah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 2 Serang, Erminawati, usai menjenguk ke rumah sakit menyebut kondisi muridnya masih kritis.

“Menurut informasi keluarganya, kondisinya masih kritis. Saya tadi ke sana tidak ketemu karena khawatir kondisinya semakin menurun,” kata Ermina.

Dari keterangan keluarga, kesadaran Agara bahkan disebut turun drastis.

“Bahkan info dari kakeknya tadi, kesadarannya menurun jadi 3 persen, sementara kalau operasi minimal harus 8 persen,” ungkapnya.

Ermina mendoakan muridnya segera sembuh.

“Sudah kelas 12, kasihan. Sebentar lagi lulus, anak pertama, pasti jadi kebanggaan orangtuanya. Mudah-mudahan bisa sehat kembali,” tuturnya.

Sebelumnya, Agara menjadi korban dalam insiden di Jalan Syekh Nawawi al-Bantani, Kota Serang, Sabtu (23/8/2025) malam. Saat membubarkan balap liar, oknum anggota Patroli Maung Presisi Polda Banten diduga melempar helm yang mengenai kepala Agara. Akibatnya, Agara mengalami luka serius di kepala dan wajah hingga kini masih dirawat intensif di ICU RSUD Banten. (red)