HARIANBANTEN.CO.ID – Polda Banten menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mempersiapkan pengamanan arus mudik Lebaran 2025. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aston Kota Serang pada Selasa (11/03/2025) Kemarin.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto dan dihadiri sejumlah perwakilan dari instansi terkait, termasuk PT ASDP Merak, PT Pelindo II Ciwandan, serta operator jalan tol dan pelabuhan lainnya.

Dalam rapat tersebut, Kapolda Banten menekankan bahwa tradisi mudik selalu membawa tantangan tersendiri dalam pengelolaan arus lalu lintas dan keamanan.

“Kondisi ini akan meningkatkan aktivitas masyarakat serta mobilitas transportasi. Oleh karena itu, koordinasi yang solid antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait sangat diperlukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan mudik,” ujar Suyudi.

Salah satu fokus utama dalam rapat ini adalah kesiapan infrastruktur dan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan pemudik.

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Leganek Mawardi memperkirakan lonjakan pergerakan masyarakat menuju Pelabuhan Merak meningkat 10% dibanding tahun lalu.

“Pada tahun lalu, sebanyak 1.227.046 pemudik dengan 279.872 kendaraan telah melakukan penyeberangan melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ. Tahun ini, jumlah itu diperkirakan akan meningkat,” jelasnya.

Beberapa masalah yang kerap terjadi pada musim mudik sebelumnya, seperti pemudik yang belum memiliki tiket penyeberangan dan ketidakpatuhan kendaraan truk terhadap aturan pembatasan, menjadi perhatian utama. Pihak kepolisian juga mencatat adanya 17 kecelakaan lalu lintas pada musim mudik tahun lalu, yang mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia.

Untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut, Polda Banten menyiapkan beberapa langkah strategis, termasuk penerapan sistem ganjil-genap di gerbang tol, optimalisasi kapasitas parkir di rest area, serta pengelolaan arus kendaraan menuju pelabuhan dan lokasi wisata.

“Diharapkan dengan sinergi dan kolaborasi yang baik, mudik tahun ini dapat berjalan lancar dan aman,” tutup Leganek. (ASEP/Red)