Kenapa Susah Tidur Malam Padahal Ngantuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya
HARIANBANTEN.CO.ID – Sulit tidur meski merasa sangat mengantuk adalah masalah yang umum terjadi. Berdasarkan penelitian medis dan psikologis, ada beberapa faktor yang memengaruhinya.
Apakah Stres Bisa Menyebabkan Susah Tidur Malam?
Menurut penelitian Aisyah Nur Permatasari (2020) dari Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, stres terbukti memiliki hubungan signifikan dengan kualitas tidur. Saat seseorang mengalami stres, tubuh memproduksi hormon kortisol.
Hormon ini mengaktifkan saraf simpatis yang memicu kewaspadaan berlebihan. Akibatnya, meski mata mengantuk, tubuh tetap “terjaga” dan sulit memasuki fase tidur nyenyak. Semakin tinggi tingkat stres, semakin buruk kualitas tidur yang dialami.
Secara psikologis, stres membuat pikiran terus memutar pemicu masalah. Kondisi ini mencegah tubuh mencapai relaksasi penuh sehingga sulit tidur atau sering terbangun di malam hari.
Apakah Kurang Olahraga Bisa Menyebabkan Sulit Tidur?
Penelitian Arif Hidayat Suwarna dan Widiyanto dari Universitas Negeri Yogyakarta menemukan bahwa kurang olahraga dapat memicu gangguan tidur. Tanpa aktivitas fisik yang cukup, tubuh tidak memiliki rasa lelah yang optimal untuk beristirahat.
Orang yang rutin berolahraga cenderung memiliki pola tidur lebih baik. Aktivitas fisik membantu mengurangi ketegangan pikiran, menurunkan denyut jantung, dan menciptakan kondisi rileks yang ideal untuk tidur nyenyak.
Baca Juga : Gaya Hidup Sehat Dengan Mengatur Pola Tidur Yang Tepat
Mengantuk Tapi Susah Tidur Gejala Penyakit Apa?
Kondisi ini dapat menjadi tanda gangguan tidur seperti insomnia, sleep apnea, atau restless legs syndrome. Dalam beberapa kasus, masalah ini berkaitan dengan stres kronis, gangguan kecemasan, atau depresi. Konsultasi medis diperlukan jika keluhan terjadi terus-menerus.
Bagaimana Cara Mengatasi Mata Ngantuk Tapi Susah Tidur?
Beberapa langkah yang direkomendasikan para ahli antara lain:
-
Atur rutinitas tidur – Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari.
-
Kurangi paparan gawai – Cahaya biru dari layar dapat menghambat produksi melatonin.
-
Olahraga teratur – Lakukan minimal 30 menit per hari, hindari olahraga berat menjelang tidur.
-
Relaksasi sebelum tidur – Coba meditasi, pernapasan dalam, atau membaca buku ringan.
-
Kurangi kafein – Hindari kopi, teh, atau minuman energi di sore hari.
Kenapa Susah Tidur Malam Menurut Islam?
Dalam pandangan Islam, tidur yang cukup adalah bagian dari menjaga kesehatan. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya tidur lebih awal di malam hari dan bangun di sepertiga malam terakhir untuk ibadah. Terlalu banyak begadang tanpa alasan yang jelas dianggap mengurangi keberkahan waktu dan kesehatan tubuh.
Kesimpulannya, susah tidur malam padahal ngantuk dapat dipicu oleh stres, kurang olahraga, atau masalah kesehatan tertentu. Berdasarkan riset, pengelolaan stres dan olahraga rutin terbukti membantu meningkatkan kualitas tidur. Jika keluhan berlanjut, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.(SA)



1 Komentar