HARIANBANTEN.CO.ID – Asal-usul Nama RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Pejuang Kesehatan dari Serang yang namanya diabadikan sebagai nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Serang sejak 2014.

Penetapan itu didasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 12 Tahun 2014, yang ditandatangani Bupati Serang saat itu, Ahmad Taufik Nuriman, pada 31 Desember 2014.

Pemberian nama tersebut merupakan bentuk penghormatan atas jasa besar dr Dradjat Prawiranegara di bidang kesehatan, khususnya di Kabupaten Serang. Ia dikenal sebagai sosok yang tidak hanya berperan dalam pelayanan medis, tetapi juga dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat dan gizi di Indonesia.

Kiprah di Masa Perjuangan

Sejarah mencatat, kiprah dr Dradjat Prawiranegara mulai menonjol setelah Indonesia merdeka. Pada awal 1945, ia bekerja di RSUD Kabupaten Serang bersama dr Purwoko. Perannya semakin besar ketika agresi militer Belanda II berlangsung. Saat wabah cacar melanda Banten, ia dipercaya memimpin rumah sakit khusus cacar di Serang.

Selain itu, rumah sakit yang dipimpinnya turut membantu perjuangan gerilya dengan menyuplai obat-obatan kepada tentara Republik Indonesia. Obat tersebut sebagian besar merupakan hasil racikan para mantri yang tersebar di Serang, meski saat itu wilayah Banten diblokade oleh Belanda.

Perjalanan Akademik dan Dedikasi Ilmu Gizi

Dradjat Prawiranegara menempuh pendidikan di Hollandsch-Inlandsche School (HIS) hingga melanjutkan ke Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Ia kemudian mendalami bidang kesehatan masyarakat dan gizi.

Pada 1958–1972, ia dipercaya memimpin Lembaga Makanan Rakyat Kementerian Kesehatan. Sejumlah penelitian tentang gizi dan kesehatan masyarakat ia lakukan, termasuk penelitian standar gizi penduduk Indonesia bersama rekan-rekannya.

Foto: dr Dradjat Prawiranegara.

Pada 1967, dr Dradjat Prawiranegara dikukuhkan sebagai guru besar ilmu gizi di Fakultas Kesehatan Masyarakat UI. Dari sinilah kontribusinya semakin meluas dalam pengembangan ilmu gizi di Indonesia.

Rumah Sakit dan Perkembangan Layanan

RSUD dr Dradjat Prawiranegara sendiri berdiri sejak 1938, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Raden Adjoe Tumenggung Jayainingrat, istri Bupati Serang saat itu. Rumah sakit ini berkembang dari tipe D menjadi kelas B non-pendidikan pada 1993.

Sejak 2012, RSUD dr Dradjat Prawiranegara berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Status tersebut memungkinkan rumah sakit lebih responsif dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Kini, RSUD ini menjadi rumah sakit rujukan regional untuk wilayah Banten, termasuk Kota Serang, Kota Cilegon, Lebak, dan Pandeglang.

Sosok yang Layak Dikenang

Selain kiprahnya di bidang kesehatan, dr Dradjat Prawiranegara juga tercatat sebagai adik kandung Sjafruddin Prawiranegara, tokoh nasional yang pernah memimpin Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Dengan dedikasi dan jasa besar tersebut, nama dr Dradjat Prawiranegara layak dikenang, tidak hanya sebagai seorang dokter, tetapi juga sebagai peletak dasar pengembangan kesehatan masyarakat dan gizi di Indonesia. (red)

Sumber: Youtube Mang Dhepi